life is choice

hidup cuma satu kali,
kehidupan yang kekal itu di akhirat kelak.
untuk apakah kita hidup?
jalan manakah yang akan kita pilih?

akan aku telusuri jalan yang setapak ini..
akan aku syukuri segala nikmat yang kau beri..

semoga engkau terus menuntun jalnku..

Kamis, 03 Mei 2012

۰۪۫K۪۫E۪۫A۪۫J۪۫A۪۫I۪۫B۪۫A۪​۫N۪۫۰۪۫A۪۫L۪۫Q۪۫U۪۫R۪۫A۪۫N​۪۫۰۪۫D۪۫I۪۫B۪۫I۪۫D۪۫A۪۫N۪۫​G۪۫۰۪۫B۪۫I۪۫O۪۫L۪۫O۪۫G۪۫I۪​۫۰۪۫K۪۫E۪۫۰۰۪۫3۪۫۰
"Tanaman yang bertasbih"

http://www.facebook.com/groups/289020207804486/

Profesor William Brown ilmuwan pertama abad ke-20 yang menemukan suara halus yang keluar dari tumbuhan yang tidak bisa didengar oleh telinga biasa. Suara tersebut berhasil disimpan dan direkam dengan sebuah alat perekam.

Denyutan suara itu berulang lebih dari 1000 kali tiap detiknya. hasil penelitian tersebut diserahkan ke universitas2" & pusat" kajian di Amerika dan Eropa, dan tetap saja tak ada yang sanggup menafsirkannya.

Diadakanlah pertemuan guna membahas fenomena ini. kebetulan dalam pertemuan itu hadir pula seorang ilmuwan muslim berasal dari India. Ia mengungkapkan pandangan islam tentang hal tersebut, Kami umat Islam tahu tafsir dan makna dari fenomena ini, bahkan semenjak 1400 tahun yang lalu.
” Lalu imuwan muslim itu menyitir bunyi Surat Al-Isra’ ayat 44.

تُسَبِّحُ لَهُ السَّمَاوَاتُ السَّبْعُ وَالأرْضُ وَمَنْ فِيهِنَّ وَإِنْ مِنْ شَيْءٍ إِلا يُسَبِّحُ بِحَمْدِهِ وَلَكِنْ لا تَفْقَهُونَ تَسْبِيحَهُمْ إِنَّهُ كَانَ حَلِيمًا غَفُورًا

“…. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.” (QS. Al -Isra’: 44)

“Suara denyutan halus itu tak lain adalah lafadz jalalah (Nama Allah Subhanahu wa Ta’ala).”

Penjelasan ini pun menarik perhatian Profesor William Brown untuk mengkaji islam,

Dalam kesempatan di sebuah universitas ia mengungkapkan ”Dalam hidupku, aku belum pernah menemukan fenomena semacam ini selama 30 tahun menekuni pekerjaan ini dan tidak ada seorang ilmuwan pun yang sanggup menafsirkan makna fenomena ini.

Satu-satunya tafsir yang bisa kita temukan berada dalam Al-Qur’an. Hal ini tidak memberikan pilihan lain bagiku selain mengucapkan Syahadatain :
Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah, dan Muhammad adalah hamba utusan Allah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar