life is choice

hidup cuma satu kali,
kehidupan yang kekal itu di akhirat kelak.
untuk apakah kita hidup?
jalan manakah yang akan kita pilih?

akan aku telusuri jalan yang setapak ini..
akan aku syukuri segala nikmat yang kau beri..

semoga engkau terus menuntun jalnku..

Selasa, 23 Desember 2014

Bandung,23 Desember 2014

Pertama lagi nih nulis di blog stelah hampir 2 thn sibuk dg aktivitas yg luar biasa.. hehe #sebenarnya sok sibuk doang.. haha

banyak pengalaman menarik yg terjadi..
banyak pengalaman senang..
banyak pengalaman sedih dan mengharukan..
banyak cerita yg ingin dituliskan..
banyak kisah yg ingin diceritakan..
Dan banyak pengalaman yg ingin dibagikan..

Allah memang hebat..
Hebat untuk merangkai semua cerita kehidupan mnjadi berkesan dan memiliki arti untuk org2 yg menyadarinya..

pemikiran menyeluruh tentang alam, manusia dan kehidupan,kaitan sebelum dan sesudah kehidupan. Semua itu sdh seharusnya ada dalam benak setiap manusia. Agar setiap manusia mengetahui dan menyadari hakikat penciptaannya. Dan itulah akidah yg sebenarnya.

I like my choice..
i like my life..

Thanks Allah for give me everything..

To be continue.. :D

MAAF.. BILA TAK ADA UCAPAN SELAMAT UNTUKMU

Ibu... Maaf bila hari ini tak ada ucapan selamat hari ibu untukmu..
Bagiku, tak ada hari khusus untuk mengungkapkan rasa sayang dan cinta itu padamu.

Setiap kali sinar fajar menyemburat bersama kabut tipis yang menyelimuti pagi, engkau selalu terucap dalam baris do'aku.

Seperti kasih sayangmu yang tak pernah pudar oleh waktu, seperti itulah aku mengingatmu di kota Rasulullah ini. Walau ku tau baktiku takkan pernah bisa membayar setitik peluh yang menetes saat membesarkanku, bahkan tidak untuk sepenggal malam yang membuatmu terjaga karena tangisku dulu.

Maaf.. Bila tak ada ucapan selamat untukmu… Sebab aku tak ingin menyelisihi Rasulullah dengan mengkhususkan hari untuk merayakan kasihmu. Dan karena bakti, cinta serta kasih sayang tak membutuhkan waktu khusus untuk mengungkapkannya.

Maaf… Bila esok tak ada kado untukmu…. Namun aku berjanji untuk menjadi kado terindah bagimu, agar aku mendoakanmu disaat engkau ada ataupun tiada..

Semoga Allah menjagamu mami…

Aku tau kalau engkau takkan pernah mebaca goresan pena ini, namun biarkan aku menulisnya untukmu dan untuk mereka yang ingin tetap mencintai kedua ibu bapaknya disisa waktu yang ada.

Via : ustad. Aan Chandra Thalib

Untuk Ibu..