life is choice

hidup cuma satu kali,
kehidupan yang kekal itu di akhirat kelak.
untuk apakah kita hidup?
jalan manakah yang akan kita pilih?

akan aku telusuri jalan yang setapak ini..
akan aku syukuri segala nikmat yang kau beri..

semoga engkau terus menuntun jalnku..

Jumat, 08 April 2011

Makna Hidup




semua peristiwa yang ku alami akan menjadi warna dalam kertas perjalanan hidupku. kisah sedih, senang, tertawa, menangis, marah, tersenyum, semua akan menjadi warna dalam hidupku. perjalanan ini mungkin masih panjang, dan entah berakhir dimana. masih banyak yang ingin aku capai dan aku tata dalam hidup ini. tapi, sampai saat ini aku masih terlalu banyak membuang waktu. 


waktu, menjadi salah satu penentu kehidupanku. andai saja aku bisa mengatur waktuku dengan baik, aku pasti akan lebih baik. waktu tidak bisa dipercepat, diperlambat, dihemat, dimajukan atau apapun.. waktu hanya bisa kita efektifkan dan manfaatkan dengan baik. bila sedang sendiri, kadang aku berpikir. berapa lama aku akan hidup? sudah berapa jam, menit, detik yang aku buang percuma? apa yang sudah aku lakukan dengan waktu yang sudah aku lalui?


mengatur waktu adalah salah satu kunci kesuksesan, menurutku...
siapapun yang bisa mengatur waktu dan seluruh kegiatannya dengan baik pasti sukses...
memang sih aku belum dapat data pasti tentang keberhasilan dan kesuksesan seseorang. tapi berdasarkan pengalaman dan melihat orang-orang yang ada disekitarku...


AKU HARAP AKU BISA MENGATUR WAKTUKU DENGAN BAIK KELAK!







Rabu, 06 April 2011

Selasa, 05 April 2011

menjaga lebih sulit daripada membangun

keistiqomahan itu sulit untuk dijaga...
merasa tidak terjadi apa-apa..
padahal ada yang memperhatikan..

banyak kesalahan yang telah diperbuat..
belum juga sadar ada yang memperhatikan..
hanya menuruti hawa nafsu dan setan-setan yang mengelilingi...

satu saat mulai sadar,,
tapi sangat sulit untuk mengalahkna godaan...
harus merubah sendiri baru bisa...

keadaan akan tetap sama jika tidak mau berusaha..
yakinlah pasti bisa..
agar keistiqomahan itu dapat kembali..

teringat dialog antara ibu dan seorang anak...
Anak: "mah, mah.. nilai ulanganku 8"
Mamah: "alhamdulilah, bagus nak.."
Anak: "tapi mah, masih ada yang nilainya lebih besar dari aku"
Mamah: "ya, ga apa-apa atuh,, 8 juga sudah bagus di mata mamah dan Allah"
Mamah: "kenapa dia bisa mendapat nilai lebih bagus?"
Anak: "belajar"
Mamah: "ade, belajar ga?"
Anak: "belajar"
mamah: "sama kan?"
anak: "iya,, tapi mah,,, dia nyontek loh..."
mamah: "kalau ade?"
anak: "ga dong mah.."
mamah: "jadi? lebih bagus nilai 8 hasil sendiri atau nilai besar tapi nyontek?"
anak: "tapi ga ada yang lihat ko mah.."
mamah: "kata siapa? ada loh yang melihat semua yang kita kerjakan,, bahkan lebih.."
anak: "oh iya yah... meskipun ketika dia menyontek tidak ada yang melihat.. tapi Allah melihat ya mah..?"
mamah: "betul! Allah melihat semua perbuatan kita"

dari dialog tersebut seharusnya kita sadar dan malu pada anak itu. dia saja bisa menilai dan mengingat,, semua perbuatan yang kita lakukan pasti dilihat oleh Allah..
baik atau buruk..
semua pasti akan dilihat dan mendapatkan balasannya..





life

kebahagiaan yang dirasakan setiap orang itu berbeda-beda
kesulitan yang dihadapi setiap orang itu berbeda-beda.
tantangan untuk semua orang itu berbeda pula.
kehidupan semua orang pun pasti berbeda.
apakah yang sama dalam hidup ini?

bentuk muka? pasti berbeda..
mata? berbeda pula.
hidung? beda.
mulut, bibir? pasti beda juga.
badan? mungkin ada yang sama
tinggi? relatif.
sifat? jelas tidak mungkin sama.
perilaku? ga deh..
hati? jelas pasti beda.

lantas apa yang sama antara semua orang yang ada di dunia?
awal, akhir...
itu mungkin yang sama..