life is choice

hidup cuma satu kali,
kehidupan yang kekal itu di akhirat kelak.
untuk apakah kita hidup?
jalan manakah yang akan kita pilih?

akan aku telusuri jalan yang setapak ini..
akan aku syukuri segala nikmat yang kau beri..

semoga engkau terus menuntun jalnku..

Kamis, 19 Januari 2012

180112 :p

180112... 


tertunduk mengingat aku hanya manusia biasa yang tidak punya apa-apa di dunia ini...




dan menengadah dengan bangga karena aku lebih mulia dari mereka, bekalku insyaallah lebih banyak dan aku memiliki-MU ya Rabb dan yakin jalanku lebih kau ridhai daripada jalan mereka! ...


hhhhhhuuuuuuuuuuuuhhhhhhhhhhhhhh.......
tarik nafas panjang,, 
hari ini kita datang ke sekolah jam 11.30.. dan berpapasan dengn ibu yayu di pintu gerbang..
bu, mau kemana?
ibu mau ke adira dulu sebentar,,
nanti kan ada ngajar bu?
iya, nanti ibu balik lagi,,
kalau udah masuk, sok aja perkelanalan dulu..
udah ya,, ibu pergi dulu..
(celingak-celinguk bingung abis..... :| )
wah-wah,, ibu pamong kita memang unik...
dan parkir motor dulu,,
dan melihat pemandangn yang menegjutkan dan benar-benar nyata,,
untuk sebagian orang mungkin ini hal yang biasa saja,,tapi bagiku ini halyang tidak biasa, danbaru aku lihat faktanya..
muridku kelas XI IPS 1, ber3.. mereka keluar dari sekolah dan menuju mobil.. mobil yang bagus,, dan mmmmmm sempat terpikir,, orang tua nya kerja apaaaaaa.... sampai anaknya bawa mobil yang begitu bagus ke sekolah,,,, hanya takjub dan yaaaahhh,,, percaya saja lah...
sebelum masuk kelas,, aku dan aty mengantarkan jadwal piket dulu ke perpust, BP, dan KBM...
pertama ke perpust,, dan ternyata kepala perpustn= nya sedang tidur pemirsa...
yaaaahhhh,, wajar lah... karena perpustakaan sepi dan memang tidak terlalu banyak yang dikerjakan di perpustakaan,, cuma nunggu pengunjung saja ( pengunjungggg,,, serasa supermarket.. :p)
dilanjutkan ke BP,, dan ibu sofi nya lagi keluar,, so.. kita simpan ja jadwalnya di meja ibu sofi... kata ibu-ibu yang disitu sih itu perintahnya...
huhuh,,, harus bermuka 2... harus tetap tersenyum,, walaupun hati ada peraan kurang enak dan iiiiiiiiiiii apa sih.... ni ibu-ibu judes-judes banget.....
tapi sabar...
kemudian kita ber2 masuk kelas dan mulai perkenalan seperti biasa...
hari ini ada permainan sedikitt... permainan... "ini satu, yang ini dua, kalau ini tiga......."
yaahhhh,,, sedikit menyumbang ide untukl anak-anak disini.....
rasanya ingin segera mengajar,, melihat sifat dan karakter ana-anak di sma ini tuh kayanya cuek-cuek.......
huuuuuuhhhhhhhh,,,,,,, harus menemukan metode yang tepat agar dihargai....
hanya tercengang melihat kehidupan sosial di sma ini... laptop sudah tidak aneh,, BB apalagi,, dan ipad pun yaaa... sudah biasa... dan bagiku ini semua tidak biasa....
ya Allah apakah aku bisa mengajar bahasa indonesia selama 3 bulan disini,, dengan keadaan yang seperti ini...
benar-benar harus menyiapkan mental tambahan...
walaupun secar teori mengajr insyaallah aku bisa, tapi untuk mengkondisikan anak-anak dan membuat mereka fokus pada pelajaran, dan sejenak menyimpan BB nya... itu mungkin yang luar biasa untuk pengalamanku kali ini...
selalu banyak menarik nafas dan terus manarik nafas... menenangkan hati dan memperbanyak hati...
selain karena memang cukup cape untuk berjalan dari satu tempat ke tempat lain di sekolah ini..
klaster 1,, entah itu klaster 1 ekonomi,, otak, atau apa... entah lah... aku tak bisa menemukan klaster 1 apanya...
yaaa,,, wlaupun memang ad yang berotak klaster 1 dan tidak sedikit ekonomi yang klaster 1 juga...
tidak sedikit dari mereka yang memang memperhatikan pelajaran,, dan tidak sedikit pula yang cuek... mereka respek... aktif,,, cumaaa apa ya... bingung saya juga...
kalau disuruh kerja kelompok dan mendiskusikan sesuatu,, mereka nurut dan yaaahhhh aktif lah...
mungkin ini lah keadaan dan situasi belajarnya yang harus aku pahami dan ikuti...
dan harus PD untuk menampilkan yang tidak biasa ....
DISKUSI KELOMPOK... itu harus ada setiap pembelajaran berlangsung.. tapi kalau setiap pembelajarn metodenya itu2 lah=gi,, apa ga bosen yaaa itu murid2...?
pasti bosen lah... saya saja bosen melihatnya..
oke2,,, nanti kita akan terapkan metode lain dan belajar di lam terbuka..
okeeeeeee..... semngka!!!


dan mulai minggu depan, hari-hariku akan disibukkan dengna piket...
ya allah semoga hambamu ini masih bisa menolong agamamu dan tidak melupakan jalan yang telah aku pilih ini....


selalu menundukkan kepala, jika melihat orang yang mapan, kaya dan berekonomi lebih,,, selalu tertunduk dan merasa malu,, karena merasa diri in tidak punya..... shit! sifat manusia itu muncul,, selalu terhentak oleh gemerlap dunia yang hanya sementara! lo takut?? lo minder? ngapain lo minder? toh jalan yang lo jalanin sekarang lebih mulia dari apa yang merke punya! tau ga lo?? dan ingat! kehidupan abadi itu kelak di akhirat! harta, jabatan, dan apa yang lo punya sekarang ga bakalan bisa nolong lo dari siksaan api neraka!
naudzubillah,,, ya allah kuatkan hamba... karena agamamu dan jalan yang ku pilih ini lebih mulia dari apapun...


ku datang ke sekolah ini memang untuk menjalankan syarat sebagai S1,, dan semoga aku bisa mencari ridhomu dan terus menolong agamamu disini...
aku tak mau,, kesibukanku sekarang, melebihi kesibukanku menolong agamamu ya rabb...
tidak ada ketenangan batin disini,, 
wlaupun secara kenampakan aktivitas batin memang terlihat!


dan keadan ini masih akan berlangsung selama 2 bulan kedpan....
dan ingat!
ga perlu minder,, lo punya lebih dari mereka!

Selasa, 17 Januari 2012

KEPAR 1001?



oleh Idrus

Tepat pada hari Pearl Harbour diserang Jepang, Kusno dibelikan ayahnya sebuah celana pendek.  Celana kepar 1001, made in Italia.

Pak Kusno buta politk. Tak tahu ia, betapa besarnya arti penyerangan itu.  Yang diketahuinya hanya, bahwa anaknya sudah tidak mempunya celana lagi yang pantas dipakai.  Setiap orang yang sedikit banyak kenal politik di seluruh dunia mengernyitkan keningnya, karena dendam, karena khawatir, karena marah.  Tapi Pak Kusno tersenyum senang pada hari itu.  Ia telah berhasil, apa yang disangkanya 'semua sesuatu yang tidak bisa, membelikan Kusno sebuah celana pendek.

Pada waktu itu Kusno berusia 14 tahun.  Baru tamat sekolah rakyat.  Sekarang hendak melamar pekerjaan.  Dan dengan celana baru, rasanya baginya segala pekerjaan terbuka.  Ia akan membuktikan kepada ayahnya, bahwa ia adalah anak yang tahu membalas guna.  Pendek kata, keluarga Kusno pada hari itu bergirang hati seperti belum pernah sebelum itu.  Dan kabar-kabar tentang Pearl Harbour tidak bergema sedikit pun juga dalam hati orang-orang sederhana ini.

Demikian benarlah ucapan, hanya orang besar-besar yang mau perang, rakyat sederhana mau damai cuma!

Tapi Kusno tak selekas seperti sangkaannya mendapat pekerjaan.  Kantor-kantor tahu, apa arti penyerangan Pulau Mutiara itu.  Mereka tidak menerima seorang pekerja baru pun juga lagi.  Di atas kantor itu bergumpal awan hitam dan dari sela-sela awan itu menjulur muka malaikatmaut.

Kusno terpaksa menurunkan harga dagangannya, dari juru tulis menjadi portir dan dari portir menjadi opas.  Dan setelah sepuluh kantor dinaikinya, akhirnya berhasil juga ia mendapatkan sebuah pekerjaan ... sebagai opas.  Dengan gaji sepuluh rupiah sebulan.

Pak Kusno bersusah hati. Ia sendiri seorang opas.  Mestikah anaknya menjadi opas lagi? Dan anak Kusno kelak opas pula? Turun temurun menjadi opas?  Tidak pernah tercita-cita olehnya, keluarganya akan menjadi keluarga opas.  Tapi, seperti juga orang-orang kampung lain dalam kesusahan, Pak Kusno ingat kepada Tuhan, manusia berusaha, Tuhan menentukan!

Kusno bekerja dengan rajin, tapi celana kepar 1001-nya bertambah lama bertambah pudar, karena sering kena cuci.  Setiap bulan ia berharap akan dapat membeli sebuah celana baru, tapi uang yang sepuluh rupiah itu untuk makan saja pun tak mencukupi.  Dengan sendirinya kepar 1001 bertambah sering harus dicuci, dan setiap kena cuci, rupanya bertambah mengkhawatirkan.

Seluruh pikiran Kusno tertuju pada celana itu.  Apakah yang terjadi dengan dirinya, jika celana itu sudah tidak bisa dipakai lagi? Setiap hari ia mendoa, agar Tuhan jangan menurunkan hujan.  Dan jika hujan turun juga, Kusno dengan hati kembang kempis melihat kepada celananya, seperti seorang ibu melihat kepada anaknya yang hendak dilepas ke medan peperangan.

Kepar 1001. 1 x 1 = 1.  Dan berapakah 1 - 1?

Kalau pikiran Kusno mengenangkan celana 1001 ini.   Apalagi kalau tidak ada uang pembeli sabun, sedang celana lagi kotor.

Tidak, rakyat sederhana tidak mau perang, ia hanya mau hidup sederhaana dan hidup bebas dari ketakutan esok hari tidak mempunyai celana.

Tapi orang tinggi-tinggi dan besar-besar mau perang, yang satu untuk demokrasi yang lain untuk kemakmuran bersama di Asia Timur Raya.

Kusno tidak tahu arti demokrasi dan perkataan kemakmuran sangat menarik hatinya.  Ia sebenarnya ingat kepada celananya.  Kemakmuran berarti baginya celana.  Dan sebab itu disambutnya tentara Jepang dengan peluk cium dan salaman tangan.

Dan seperti kebanyakan bangsa Indonesia hidup dengan pengharapan akan kemerdekaan, Kusno hidup dengan pengharapan akan celana baru, terus-menerus berharap selama tiga setengah tahun.

Tapi seperti juga kemerdakaan itu, celana itu pun tak terbayang.  Dan waktu Kusno melepaskan harapannya itu, celana 1001 itu sudah tidak seperti celana lagi.  Di sana-sini benangnya sudah keluar dan apa yang dulunya putih, sekarang sudah kuning kehitam-hitaman.  Dan karena itu tidak pantas lagi dipakai oleh seorang opas.  Waktu Kusno memberanikan hatinya meminta kepada sepnya, ia dibentak demikian hebatnya sehingga pada waktu itu hilang semangatnya.

Dia datang juga beberapa hari lagi ke kantor, tapi akhirnya malunya berkuasa atas gaji yang sepuluh rupiah itu dan ia pun minta berhenti.

Hari kemudian gelap bagi Kusno.   Tapi sekarang ia lepas bebas dari malu yang mencoret mukanya.  Ia tahu, bahwa hari gelap dan maha menakutkan akan menimpa dia.  Tapi Tuhan maha pengasih dan pemurah.  Demikian keyakinan Kusno.

Pada suatu hari Kusno sakit kepala.  Ia tahu, bahwa sakit kepala itu segera akan hilang, jika ia dapat mengisi perutnya.  Dua hari dua malam tak ada lain yang dimakannya selain daun-daun kayu.  Ada terlayang di pikirannya untuk menjual celana 1001 itu, guna membeli sekedar makanan yang pantas dimakan manusia.  Tapi lekas dibuangnya pikiran itu.  Jika celana itu dijualnya, perutnya kenyang buat beberapa detik, tapi sesudah itu dengan apa akan ditutupnya auratnya?  Sekali pula ada niatnya untuk mencuri barang orang lain, tapi Tuhan berkata, jahui dirimu dari curi mencuri.  Dan keluarga Kusno turun temurun takut kepada Tuhan itu, sungguhpun belum pernah dilihatnya.

Begitulah Kusno tidak menjual celana, tidak mencuri, sering sakit kepala dan hidup dengan daun-daun kayu.  Tapi ia hidup terus, sengsara memang, tapi hidup dengan bangga.

Tentang celana kepar 1001 itu, tak ada yang akan diceritakan lagi.  Pada suatu kali ia pasti hilang di muka bumi, seperti juga Kusno akan hilang dari muka bumi.  Dan mungkinkah ia bersama-sama dengan Kusno hilang dari muka bumi ini?

Tapi bagaimana pun juga, Kusno tak akan putus asa. Ia dilahirkan dalam kesengsaraan, hidup bersama kesengsaraan.  Dan meskipun celana 1001-nya lenyap menjadi topo, Kusno akan bersuang terus melawan kesengsaraan, biarpun hanya guna mendapatkan sebuah celana kepar 1001 yang lain.

Hanya yang belum juga dapat dipahmakan Kusno ialah, mengapa selalu saja masih ada peperangan.  Kusno merasa seorang yang dikorbankan.  

note :
1. celana kepar 1001 = celana pendek
2. pearl harbor/ pulau mutiara =  markas angkatan laut Amerika di pulau oahu, Hawaii
3. opas = penjaga kantor; agen polisi
4. portir = penjaga pintu (di pabrik, stasiun kereta api, kantor, dsb)

Senin, 16 Januari 2012

100112.. ^_^

senin, 16 Januari 2012 upacara bendera akan segera dimulai..
tertegun mendengarkan guru pamong, bersosialisasi sebisa mungkin, dan harus selalu mengingat Allah dan pasti akan diberi kemudahan..





huhui,,, hari ini upacara @SMAN 2 BANDUNG..
pelingak-plinguk kaya orang bingung..
itulah kami, ketika pertama kalinya memulai aktivitas sebagai guru praktikan dan akan segera mengikuti upacara bendera,,,
bertemu guru pamong kembali, senyum kesana-sini katika melihat guru-guru lain..
bersosialisasi semaksimal mungkin... gubrak! aktivitas yang akan ku lalui selama 4 bulan ke depan.. semoga lancar dan dijalani dengan ikhlas untuk mencari ridha Allah..

sebelum upacara kami menyimpan tas di ruang piket KBM.. widiiihh,, ibu-ibunya lumayan judes men...
tapi, sabar,,,
setelah kami menyimpan tas, kami langsung menuju ke lapangan tempat upacara..
rapiiii men,, baru da liat upacara yang rapi begini...
antara siswa laki-laki, perempuan berkerudung dan perempuan yang tidak berkerudung dipisah!
saluuttt,,, coba aja mereka tau kalau islam itu mengatur semuanya ini lebih dulu,, dan sungguh agama yang ku pegang sekarang adalah agama yang sempurna sangat!!

semua siswa yang tidak berkerudung pakai topi, dan yang memakai kerudung tidak memakai topi. semua siswa perempuan menggunkan rok panjang,, jadi aman..
bagus sih.. dan tambahannya,, setiap pagi ada tadarus al-quran juga shalat tahajud bareng,, dan special jumat semua siswa perempuan itu keputrian,, wajib!! bagus2.. tidak terlalu berat untuk beradaptasi kalu urusan2 seperti ini mah.. :D

setelah upacara selesai, dilanjutkan dengan jadwal selanjutnya.. yaitu OBSERVASI..
dikira observasi itu dituntun sama guru pamong buat keliling-keliling sekolah... ehhhh taunya dilepas kaya anak ayam nyari induknya,, kita observasi sendiri pemirsa... uuuuuuhhhhhhhhhh,,,,,, capeeeeeeee........
sekolahannya gede banget,,,
ketika perjalanan menuju ruang piket dan mengambil tas, tiba-tiba ada ibu nyeletuk dan menghampiri.. 
"jadwal piketnya udah ada?"
"belum bu.."
"oh iyaa, nanti kalau piket KBM jangan bentrok sama ngajar ya.." harus full...
" iyaa buuu,,, " (sambil kebingungan, karena belum dapat ngajar dan belum dapat apa-apa)\

setelah itu menuju ke perpust, ngobrol dikit sama ibu-ibu disana sambil nunggu bapa koordinator perpustnya,, 
ngapain aja kalau piket di perpust dan lain-lain..
bapak koordinator perpust baik juga,, dan ngomongnya agak sedikit lamaaaaaa........
tapi, sabar..

setelah dari perpust dan mendapatkan transformasi sedikit tentang piket perpust,, dilanjutkan dengan bertemu kembali dengan guru pamong, untuk meminta jadwal mengajar karena kita mau atur-atur jadwal buat piket..
jalan-jalan menuju ruang guru,, dan ternyata ibu yayu tercinta tidak ada,, dan perasaan ibu ini ngilangnya cepet banget,,, dan akhirnya bertemu di ruang piket...
ngobrol bla-bla-bla.. kita dapat jadwal...
bahasa indonesia ternyata full,, senin sampai jumat,, cuma hari selasa aja kosong... ga full berart ya,, hehehe
tapi bagi saya tetap saja full .. :(
windi : kelas XI IPA 9, XI IPS 1
ati : kelas XI IPA 7, XI IPS 2..
alhamdulilah cuma 2 kelas,,,
kata ibu: jangan banyak-banyak ya... :) terima kasih omma...
omma katanya panggilan ibu di sekolah kalau dari kalangan siswa,, karena ibu kalu ngajar suka bawa cucu katanya,,,

setelah itu,, ibu gak ada ngajar,, nanti udah istirahat ada ngajar.. soo,, kita boleh istirahat juga,,


JUNIOR HIGH SCHOOL

"Pembelajarn Menyimpulkan Gagasan Melalui Kegiatan Wawancara dengan Menggunakan Metode Think-Talk-Share"


tertunduk dan berpikir apakah bisa? inikah yang terbaik?




this is title for my thesis..
 I guess that title was in class XI semester 2, it turns out that title was in class VII semester 2 ..
oh god .. how is this? 
My research on junior high school? 
it does not matter anyway .. 
It's just outside guess .. 
spirit! spirit! spirit! 
God bless you've earned the title there, hopefully in the trial proposal later this title is not changed back .. PPL and hopefully in the course of writing his thesis can run smoothly and finish on time prior to July 2012 .. amen ... 
SPIRIT TO PPL! 
ZEAL FOR THE TITLE! 
SPIRIT OF PROPOSAL TO MAKE! 
ZEAL FOR SETTING SKRIPSI! 
SPIRIT TO PASS THIS YEAR! 
Allahu Akbar!

PENERIMAAN... ("_")

penerimaan PPL @ SMAN 2 BANDUNG..
perasaan berkecamuk..



Jumat, 13 Januari 2012
hari ini diawali dengan aksi masyroh HTI menolak perda dan kepres tentang miras,, 
siang nanti dilanjutkan dengan penerimaan PPL di sman 2 bandung,,

penerimaan berlangsung sekitar pukul 13.00,,
ku kira akan seperti apa penerimaan itu,, eh ternyata biasa dan alhamdulilah dapat melaluinya dengan baik..
penerimaan berisikan penyerahan secara resmi pihak fakultas kepada pihak sekolah..
dan hari ini secara resmi kami ber6 menjadi bagian dari SMAN 2 BANDUNG katanya..
menjadi bagian dari sebuah sekolah yang dijuluki green school in bandung, dan menjadi salah satu sekolah klaster 1.. woowww...

setelah penerimaan yang tidak begitu lama itu berakhir,, kami ber6 langsung bubar dan mengikuti guru pamong masing-masing. Ibu Rahayu atau Ibu Yayu adalah guru pamongku selama 4 month ago.. orangnya baik, karena memang sudah pernah mendengar sebelumnya dari teteh terdahulu yang PPL disini juga.. beliau membicarakan tentang RPP, PROTA dan bagaimana nanti mengajar.. walaupun agak sedikit bingung dan kurang jelas..

ku kira penerimaan PPL itu rumit dan menakutkan.. tapi ternyata TIDAK!
waktu pergi menuju sekolah sih enak naik APV fakultas,, tapi ketika pulang? naik  apa coba?? naik angkot warna ungu cicitu,, hhuhuuhuhu... nasib2.. tapi no what2 lah,, nikmat PPL.. 

kesan pertama masuk dan duduk di sekolah ini secara resmi dan diakui, bukan sebagai tamu...
bersih, jelas..
rapi, pasti,,
besar, sangat..
banyak orang,, ya lah sekolah favorit..
keren,, banget..
sangat mengejutkan melihat sekolah yang sebesar ini...
dan membayangkan ketika nanti observasi,, capeeeeeeeeee.......
next meet: 16 Januari 2012,, upacara, observasi.. SEMANGKA!

Sabtu, 07 Januari 2012

POROS KEHIDUPAN

PPL OH PPL... satu step menuju akhir ... harus dijalani walau bagaimana pun.. kepikiran sih ya.. deg-degan juga ya.. bingung apalagi.. tapi ini lah fase.. inilah perjalanan.. perjalanan menuju satu gelar.. perjalanan yang membuatku ingin melihat kembali kebelakang.. membuatku ingin mengingat semua yang sudah kualami 3 tahun lalu.. dan membuatku tersadar aku tak punya apa-apa..
kalau lagunya gigi sih 11 januari bertemu.. tapi buatku,, liriknya agak diganti sedikit,, jadi.. 10 januari bertemu .. bertemu siapakah??? hahahah... bertemu dengan orang-orang baru,, suasana baru, kebiasaan baru, pengalaman baru dan banyak lagi yang baru-baru.. 10 januari dimulailah perjalanan untuk mengaplikasikan semua ilmu yang sudah di dapat selama 3 tahun di bangku kuliah.. bisakah menerapkannya? i wish i can... kata orang sih,, harus siap mental.. itu jelas.. dan yang terpenting adalah harus siap segala-galanya.. dari mulai mental, materi dan fulusss... huhuhu... selama 3 bulan kedepan akan mengabdikan diri di sebuah sekolah yang terbilang favorit lah di kota kembang ini.. SMAN 2 BANDUNG.. wihiii.. ngeri2... meskipun memang agak kurang reverensi tentang sekolah favorit itu,, cuma dengar-dengar aja.. katanya inilah katanya itulah.. bla-bla-bla... tertantang untuk lebih dan lebih menambah pengetahuan tentang materi.. sebernarnya ga terlalu deg-degan kalau ngebahas tentang gimana cara ngajar... yaaa,, udah lumayan ada pengalaman dikit.. yang di khawatirkan ,, adalah pengasaan materi... :( agak sedikit tidak percaya diri.. karena belum banyak materi tentang bahsa indonesia yang saya kuasai,,, bismillahhhhhh... selama tiga bulan harus berkonsentrasi untuk memberikan materi pada anak-anak yang katanya punya intelektual cukup tinggi,,, waduuhhh,,, kabur ah,, becanda deng,, ga mungkin lah kabur,, wong udah milih dan memutuskan untuk menjalani PPL di sman itu.. so,, jalani dan berikan yang terbaik untuk orang-orang yang ada di sekitarmu.. semangka! dan selama itu pula saya harus meninggalkan SMP dan SMK YPAI RAHAYU,, yang 3 tahun terakhir ini sudah memberikan pengalaman berharga untukku.. tapi,, semoga saja pengabdian di sekolah favorit itu tidak terlalu padat,, dan saya masih bisa bersua dengan murid-muridku tercinta.. amin... masih bersyukur banyak pada-Mu ya Rabb.. semoga saya selalu berada di jalan yang kau ridhoi.. semoga pengambianku selama 3 bulan nanti tidak memalingkan pengambianku padamu.. selalu ingin mejadikan semua aktivitasku ini berporos padamu,, semoga tidak khilaf dan lupa,, semoga semakin istiqomah pada komitmen, berani dan terus berbicara.. seandainya saja aku tidak dipertemukan dengan jalan ini,, mungkin sekarang keadaanku tidak akan setenang ini, tidak akan berpikir dengan dingin, dan pasti sedang stresss..... alhamdulilah masih diberikan potensi akal yang dapat aku gunakan dengan baik.. masih bisa mengontrol diri,, sadar dengan sepenuhnya,,, semakin berpikir dan berpikir terus,,, terima kasih ...